Candi Borobudur merupakan candi yang dibangun dengan daya Mandala mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan Buddha. Candi yang sangat megah ini terletak di daerah Magelang, Jawa Tengah. Kemegahan arsitektur, struktur bangunan, dan pemandangan alam yang disajikan oleh candi ini dapat membawa Candi Borobudur masuk sebagai salah satu nominasi sebagai 7 keajaiban dunia.
Dikutip dari Kompas.com bahwa 7 keajaiban dunia atau New 7 Wonders of theWorld digagas oleh Yayasan New Open World Corporation (NOWC) dari Swiss pada tahun 2000. Tujuan dari penggagasan ini yaitu untuk menggantikan daftar tujuh keajaiban dunia yang terakhir disusun pada abad ke-2 sebelum Masehi. Pemilihan 7 keajaiban dunia ini dilakukan berdasarkan pemungutan suara (Voting) lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia. Dalam rentang waktu 2004-2005, NOWC memulai pemungutan suara terhadap 176 nominasi 7 keajaiban dunia. Candi Borobudur masuk dalan daftar nominasi, Bersama Sawah Terasering Tegallalang di Bali. Pada 24 Desember 2004, sebanyak 77 situs masuk daftar teratas, kemudian kerucutkan lagi menjadi 21 finalis. Sangat disayangkan, baik Candi Borobudur atau Sawah Terasering Tegallalang tidak berhasil lolos sebagai finalis situs keajaiban dunia.

Walaupun tidak masuk dalam daftar 7 keajaiban dunia, keagungan dan kemegahan Candi Borobudur diakui oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) dan ditetapkan sebagai situr warisan dunia atau world heritage list. Hal ini dikarenakan wilayah Candi Borobudur merupakan hasil arsitektur Buddhis yang memadukan stupa, candi, serta gunung dalam pembangunannya, selain itu Candi Borobudur merupakan salah satu contoh luar biasa untuk seni dan arsitektur di Indonesia. Khususnya pada abad ke-8 dan akhir abad ke-9 Masehi. Candi Borobudur juga berhasil menggambarka konsep Buddhis mencapai Nirwana, yang diperlihatkan lewat bandungan candi. Oleh karena itu, UNESCO menetapkan Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia namun tidak termasuk ke dalam 7 keajaiban dunia.
Sumber: